Kembali ke Emas

8019B0FF-A908-4B3A-ACEF-88DD2B61022BAbu Raynoors

 

Saudara2ku semua, pernah tahukah bahwa sejak jaman dahulu kala emas digunakan sebagai alat pembayaran. Ketika terjadi revolusi industri misi kapal perdagangan menyebar keseluruh dunia transaksi pada saat itu menggunakan emas dan seluruh dunia pada masa itu menerima emas sebagai alat pembayaran. Maka tidak heran banyak pemburu harta karun kapal2 karam di laut mencari keberadaan peti2 berisi emas.

Pada masa Rasulullah SAW perdagangan kala itu menggunakan keping emas yaitu Dinar yg keberadaannya telah ada sebelum Islam lahir. Selain untuk perniagaan Dinar juga digunakan sebagai Pembayaran zakat.

Singkat cerita sampai dengan awal abad 20 setiap penerbitan uang kertas selalu di back up emas atau istilah lain dalam sistem moneter yaitu standar emas. Pada masa itu banyak negara sudah meninggalkan standar emas dalam penerbitan uang walaupun emas masih digunakan sebagai cadangan bank sentral.

Amerika menghentikan standar emas dan mencetak uang dollar hanya mengandalkan kepercayaan bahwa pemerintah sanggup membayar utang, hari ini utang mereka mencapai $20.4Tn. Pemerintah AS sudah tidak bisa lagi mengandalkan pendapatan negara utk menjalankan Pemerintahan, th 2013 sempat kantor2 Pemerintahan AS tutup karena kongres tarik ulur menyetujui penambahan batasan utang. Semua pihak pelaku bisnis tidak dapat dan tidak sanggup serta tidak mau membayangkan kalau AS bangkrut. Padahal kebangkrutan itu niscaya.

Kembali ke emas, nenek kita dulu juga kalau menabung membeli emas perhiasan. Kalau saudara2ku memiliki emas maka jangan lupa zakatnya setelah mencapai nisab. Gold will secure society wealth. Silaken direnungkan lebih dalam.

Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s